Kepalan Hati

Aku tidak pernah merencanakan hal ini dengan cinta dan kesadaran yang ada, mengharuskan aku untuk meneruskan hidup kita hari buruk yang aku buat mengharuskan logika ku bergerak kesalahan yang menyeret aku menjadi manusia di awang-awang.
Dinda aku selalu bersyukur dengan ketekunan mu mendidik arjuna ku dan kini kau telah mempersembahkan satu lagi makhluk manis untuk bumi ini, untuk ku, Kau wanita perkasa, kenakalan anak dan kesibukan pekerjaan rumah menjadikanmu seorang ibu yang tidak mengenal dunia luar kejadian buruk yang ku buat membuatmu kehilangan teman-teman mu semakin tidak adil rasanya karena kau sudah kehilangan orang tuamu.

Continue reading “Kepalan Hati”

Sosok Laen

Kerling pagi menyapa ku dengan pijaran manjanya – bergelayut penuh rasa — manis sinar mentari tersenyum seolah menjawab salamnya…

Malam yang terlalui dengan pelukan kasur empuk seolah melupakan kekerasan hari yang telah terlewati – kemarin….

Menguatkan langkah untuk menapaki hari ini – bagian dari elegi yang terangkai pasti – untuk dapat melihat sosok.. Continue reading “Sosok Laen”

Sosok Bawah Sadarku

Melemah ragaku – tenaga yang tersisa untuk berjalan bagai lenyap seiring lenyapnya bayang moe…

Aku masih disini saat kau melangkah meninggalkan sukmaku — lambat tanpa menoleh — dan jiwaku tersayat sembilu
Aku masih terpaku saat gontai bayangmoe — menggelayut alam bawah sadarku — pada malam2 mimpiku selanjutnya
Aku masih tergugu saat sepatah kata tak mampu membawamoe kembali… Continue reading “Sosok Bawah Sadarku”

Kisah Bolah Bekel

Kerling kesana kemari dengan cantik memperlihatkan kebolehannya menari, sekali terantuk melesap dalam gerak berirama – membuat girang orang yang melihatnya – saat lelah dia berhenti perlahan dan beristirahat, dan anak anak itupun berhenti tergelak.

Kau raut kegembiraan diwajah mereka saat tarianmu meliuk bersama biji besi kuning itu.
Bergerak, dengan seluruh tenagamoe dan berhenti saat harus berhenti – teriakan dan rengekan mereka adalah panggilan untukmoe beraksi. Continue reading “Kisah Bolah Bekel”