Masalah Tanaman Sansevieria

Masalah Pada Snake Plants Sansevieria atau Lidah Mertua

Walaupun tanaman ini punya reputasi sebagai tanaman tangguh, dia ternyata cukup memiliki banyak masalah jika tidak dirawat dengan baik.

Berikut beberapa hal yang biasa menjadi masalah pada snake plants, kita lihat symptom yang muncul dari kondisi fisik nya.

1. Perubahan Warna dan Bercak Daun Sansevieria 

  • Daun dan pucuk menguning hingga cokelat

Bercak acak kuning sampai cokelat, pada daun bisa terjadi karena sun burn atau sengatan matahari yang berlebihan, misalnya jika tanaman biasanya berada di tempat yang sangat redup lalu tiba tiba kita pindahkan ketempat dengan sinar matahari penuh.

Perubahan warna pada daun ini juga terjadi karena tanaman stress dari kondisi kelebihan air sampai kekuarangan air.

Penanganan : perhatikan selalu kondisi media saat melakukan penyiraman.

  • Bercak merah

Terjadi karena Jamur Fusarium moniliforme

Gejala bercak daun fusarium awalnya terjadi pada daun tanaman terbaru yang berada di dalam lingkaran tengah.

Lesi berbentuk tidak teratur, cekung, coklat kemerahan dan seringkali memiliki batas klorotik (kuning). Daun yang terus menerus basah akan membuat lesi menyatu dan infeksi menyebar ke dalam tanaman.

Penanganan : Berikan fungisida sebagai pencegahan dan pastikan daun tidak basah berkelanjutan.

  • Bercak Cokelat

Disebabkan oleh Jamur Southern blight (Sclerotium rolfsii).

Bercak ini bermulai dari lingkaran kecil dan penipisan daun pada lingkaran (sunken lesion), kemudian perubahan warna menjadi cokelat. Jamur Southern blight menyerang bukan hanya daun, tetapi biasa muncul pada daun terlebih dahulu, yang jika tidak segera di eliminasi bisa menyebar ke bagian lain hingga pembusukan total tanaman.

Penanganan : Terkadang penanganan pada bagian yang terinfeksi saja dengan memberikan fungisida cukup menghentikan laju pertumbuhan jamur ini, selalu pantau kondisi daun dan segera potong jika tidak terjadi perubahan (mengering dan ukuran tetap sama atau tidak membesar).

  • Bercak Cokelat tua dan menghitam

Colletotrichum sansevieriae adalah jamur yang menyebabkan kondisi ini, yang juga disebut Antraknosa, yaitu suatu jenis penyakit tumbuhan yang ditemukan pada berbagai tanaman. Gejala yang ditunjukan adalah berupa bercak pada daun atau bagian lain berbentuk bulat panjang berwana hitam yang akan berlanjut pesat dan menyebabkan kematian jaringan. Jamur ini banyak ditemui dan berkembang saat musim hujan, karena jamur antraknosa membutuhkan air dalam penyebaran.

Penanganan : Pemisahan tanaman yang sakit, dan mengatur sirkulasi udara dan sinar matahari dapat mengeringkan permukaan daun dapat menekan pertumbuhan jamur. Memotong daun yang terinfeksi dan menyemprotan fungisida juga dapat dilakukan sebagai pencegahan.

  • Rust Bercak Cokelat seperti karat

Karat (bukan yang terjadi pada besi) Rust pada tanaman atau Phragmidium adalah jenis penyakit jamur yang paling umum terjadi di kebun. Karat lebih sering terjadi pada tanaman dewasa, tetapi tidak selalu.

Jamur ini muncul dengan area putih yang menonjol di dekat batang tanaman dan di bawah daunnya. Bintik-bintik putih kemudian berubah menjadi oranye kecokelatan dan kemudian menjadi hitam dan saat terjadi serangan besar atau infestasi dapat menyebabkan tanaman mati.

Memperhatikan kondisi media saat penyiraman, pemberian sirkulasi dan kelembaban yang cukup, dapat menghindarikan tanaman dari jamur jamur ini. Fungisida dapat diberikan sebagai pencegahan berkala.

Baca juga:

2. Kondisi Memburuk pada Daun Sanseveria

  • Daun keriput

Sebagai tanaman sukulen yang menyimpan cadangan air dalam daun dan batang, snake plants akan bertahan lama tanpa air. Tapi mereka tetap tidak bisa bertahan dalam kekeringan dalam  jangka panjang. Daun keriput biasanya merupakan tanda pertama dari tanaman ini kehausan dan ingin minum.

  • Daun jatuh ke samping atau membungkuk

Ini biasa terjadi pada tanaman snake plants yang tinggi yang terjadi karena daun menjadi terlalu berat di bagian atas dan akan menekuk atau jatuh ke samping. Ini juga bisa terjadi pada tanaman yang berdaun lebar, tetapi tidak perlu dirisaukan. Arah daun bisa juga mengikuti jumlah matahari yang diterima, jadi rajin memindah arah atau memutar pot supaya tanaman menerima sinar matahari merata.

3. Pembusukan pada Batang Daun Sanseveria

  • Jamur Miselia pada lidah mertua, yang hidup di sebagian besar tanah, jamur ini suka muncul pada kondisi tanah yang sangat lembab atau sirkulasi yang buruk.

Gejala, terdapat bercak busuk hitam atau berubah warna di pangkal tanaman atau bagian yang paling dekat dengan tanah.

Cara menghindari, perhatikan waktu penyiraman, kondisi media dan sirkulasi dan pemakaian fungsisida.

  • Bakteri Erwinia carotovora.

Gejalanya , terjadi busuk lunak, lembek pada pangkal daun dan pangkal tanaman, pembusukan ini memiliki bau amis, busuk (ciri khusus bakteri ini)

Cara menghindari dengan menjaga daun, hindarkan dari penumpukan air dan penggunaan bakterisida sebagai pencegahan.

4. Pembusukan pada Akar Sanseveria

Pembusuk pada akar disebabkan oleh jamur Aspergillus niger. Jamur ini muncul apabila kondisi media tumbuh terlalu basah, ruangan yang sangat lembab dan sirkulasi yang buruk.

Gejala muncul dengan kondisi daun yang menguning, lunglai tetapi tidak busuk, dan tidak ada pertumbuhan atau pertumbuhan yang melambat.

Satu satu nya cara untuk mengatasi jamur ini adalah mengeluarkan dari pot, memotong akar busuk, jika masih bisa diselamatkan dan memindahkan ke media dan pot baru dengan menyiram media dengan fungisida.

Dari rentetan masalah tadi kita bisa simpulkan bahwa kondisi media dan kelembaban menjadi sangat penting karena kelembaban yang berlebih menjadi pintu masuknya jamur, bakteri yang kemudian menyebabkan tanaman terluka dan kemudian hama pun akan mudah menyerang kulit daun yang sudah melemah.

5. Infestasi Hewan Lain pada Sanseveria

  • Kumbang

Serangga yang biasa mampir adalah kumbang. Kalau mereka sudah membuat rumah atau beranak pinak, buang daun, larva atau tanah yang terinfeksi.

  • Siput/ Bekicot

Mereka biasa berada di bawah daun khususnya sanseviera berdaun lunak seperti Trifasciata, pemberantasan dilakukan secara manual, dengan pengambilan hewan satu persatu. Menggunakan media kasar pada bagian atas media juga dipercaya menghindari datangnya siput, karena mereka tidak suka berjalan di surface yang kasar, jadi pasir malang besar bisa dijadikan pilihan.

Baca Juga : Hama Tanaman Lidah Mertua Snake Plants

That’s it, semoga artikel kali ini tidak mengurungkan niat teman teman untuk meminang sansevieria, ingat, dia adalah tanaman tangguh yang bisa melalui berbagai masalah diatas, nah sekarang bayangkan tanaman lain yang kemungkinan besar juga memiliki rentetan masalah yang sama tapi tidak memiliki reputasi tangguh?, nah kan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *