Sosok Bawah Sadarku

Melemah ragaku – tenaga yang tersisa untuk berjalan bagai lenyap seiring lenyapnya bayang moe…

Aku masih disini saat kau melangkah meninggalkan sukmaku — lambat tanpa menoleh — dan jiwaku tersayat sembilu
Aku masih terpaku saat gontai bayangmoe — menggelayut alam bawah sadarku — pada malam2 mimpiku selanjutnya
Aku masih tergugu saat sepatah kata tak mampu membawamoe kembali…

Kerapuhan raga oleh keputusan yang dikehendaki dunia — melemahkan seluruh sendi ototku — dan aku lumpuh…
Kelumpuhan yang tak tersembuhkan tangan sang terpelajar — akalku buntu — angka yang kudapat untuk satu tesis hidupku hari ini — tak meluluskanku….

Kesaksian hidup dari raga yang telah mati suri — tak membangkitkan sukmaku yang pergi bersama ragamoe…
dan aku merelakannya….

Bukan kekalahan hari ini namun satu gurat kesakitan yang melilit tubuhku….
Bukan kekalahan pada hati setidaknya itu benar — karena disitu masih ada desah nafasmoe
Kekalahan pada kehendak dunia — itu lebih tepat — jijik aku mengakuinya….

Melemah ragaku — kembali menyusun replika tenaga yang tersisa……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *