Siem Reap

Siem Reap adalah salah satu kota terkenal di Kamboja karena keberadaan komplek Angkor, memiliki musim tropikal seperti di Indonesia. Dengan penghasilan terbesar dari wisata, Siem Reap berkembang cukup pesat dengan fasilitas hotel dan restaurant yang cukup banyak dari kondisi terbaik sampai budget. Semua wisatawan berkunjung untuk alasan yang sama yaitu mengunjungi ANGKOR.

Libur awal tahun 2019, kami akhirnya bisa mengunjungi Siem Reap. Karena tidak adanya pesawat langsung dari Bali, kami memutuskan untuk berhenti dan menikmati Kuala Lumpur sebelum melanjutnya ke Siem Reap. Berikut Itinerary kami :

Hari 0

Bali – Kuala Lumpur, menginap satu malam untuk menikmati Kuala Lumpur dan Sushi kesukaan kami di daerah P Ramlee

Hari ke 1

Depart ke Siem Reap, sampai Siem Riep Siang hari, Jalan jalan ke Pub Street , menikmati Tomb Raider Cocktail di Red Piano Restaurant sekaligus makan siang kemudian melihat Phare The Cambodian Circus dan makan malam di Hotel (udah gga sanggup jalan keluar lagi)

Hari Ke 2

Small Circuit Tour Angkor, Bangun jam 3.30 untuk pergi jam 4.30 pagi dan kembali ke hotel jam 2 siang (ngantuknya masya ampun), istirahat di hotel, kemudian makan malam di night market, waktunya mencoba makanan tradisional Khmer di Night Market.

Hari ke 3

Grand Circuit Tour Angkor, kita bangun siang hari itu, dan santai memulai Grand Circuit (book driver on the day) dan sangat menikmati Grand Circuit (mungkin karena tenaga sudah pulih dan kebanyakan lokasi milik kita sendiri, alias gga ramai), sore hari nya kita menikmati Cambodia massage dan makan malam di Roof Top Restaurant di hotel  dengan pemandangan Siem Reap.

Hari ke 4

Bantey Srei and beyond Tour, again, kita tidak berjadwal, jadi santai menikmati makan pagi dan memesan supir setelah kita siap, selesai dengan tour kita kembali ke night market untuk belanja souvenir dan makan malam

Hari ke 5

Terbang ke Kuala Lumpur untuk menikmati kota lagi

Hari ke 6

Terbang kembali ke Bali

Sebenarnya bisa saja langsung tanpa harus stay di Kuala Lumpur, dari hasil check yang kami lakukan di tanggal yang kami putuskan waktu itu untuk stay di airport conecting flight, transit terpendek adalah 10 jam yang menurut kami lumayan yach, dan kebetulan kami suka Kuala Lumpur jadi memilih untuk stay saja. Dari segi harga tidak jauh berbeda loh antara memilih conecting flight dengan long transit time dan biaya makan minum di bandara, dengan memilih stay di kota (tergantung pilihan hotel juga yach). Kebetulan waktu terbang kami masih masuk holiday sesion jadi apapun pilihan akan kena angka yang kurang lebih tingginya sama, jadi kami pasrah. Selain itu kami sudah gga hobi traveling buru buru, sekarang lebih suka santai dengan tempat istirahat yang nyaman yang biasanya dekat dengan pusat kota atau objek wisata utama di kota tersebut.

Berikut hal yang perlu diinget untuk kunjungan ke Siem Reap :

  1. Untuk kita orang Indonesia, tidak perlu membuat Visa, kita bisa tinggal sampai 30 hari. Untuk yang perlu Visa, bisa apply dan bayar online.
  2. Mata uang lokal RIEL jarang dipakai, hampir semua menggunakan DOLLAR, jadi tidak perlu menukar ke mata uang Riel.
  3. Tranportasi mobil sewa atau tuk tuk sangat mudah dipesan dari Hotel atau di jalan. Kalau pakai tuk tuk, jangan lupa bawa masker mulut, jalanan di Siem Reap lumayan berdebu, apalagi kalau perjalanan jauh. Selain itu semuanya jalan kaki, jadi sepatu yang nyaman adalah harus
  4. Makanan hampir mirip dengan Thailand, jangan lupa mencoba menu
    traditional. Semut Merah dan Tarantula adalah menu traditional Khmer. Jangan lupa mencoba beef Lok Lak dan Amok.
  5. Cambodia termasuk negara berkembang seperti kita Indonesia, dengan nilai korupsi yang juga cukup tinggi, disebagian besar lokasi kita bisa melihat kurang berkembang.
  6. Kami merasa sangat AMAN berjalan jalan di Siem Reap, dan banyak terlihat wanita traveling Solo (sendiri).
  7. Orang Siem Reap sangat ramah.
  8. Lalu lintas di Siem Reap tumpah ruah dengan sepeda, sepeda motor, tuk tuk, mobil, truk semua ada, tetapi yang membuat kami terpana dan salut adalah tingkat kesadaran lalu lintas yang tinggi, mereka semua sabar memberikan jalan untuk yang lain, kami tidak mendengar banyak klakson dan tidak mengalami macet.
  9. Sampah masih menjadi masalah disini.
  10. Panas dan berdebu, membuat kami memutuskan untuk sewa mobil dari pada tuk tuk, harga mobil termasuk supir, petrol dan satu box air dingin dengan tissue atau cold towel. Sangat membantu sehabis kepanasan. Harga tergantung jenis tour yang kita pilih Small, Grand, Banteay Srei and beyond dll. Semakin jauh akan semakin mahal.

3 Hari cukup untuk menikmati Angkor, kita tidak tergesa gesa dan masih ada waktu sore hari untuk menikmati kota Siem Reap, melihat night market dengan Pub street yang terkenal sampai mencoba crocodile burger kalau mau.

Selain wisata Temple, Siem Reap juga memiliki wisata desa apung yang berada di sekitaran Tonle Sap Lake. Ada 4 area atau desa apung yaitu :  Chong Kneas, Mechrey, Kampong Phluk and Kampong Khleang. Chong Kneas adalah desa yang terdekat dengan Siem Reap tapi juga yang teramai.

Atraksi lain yang kami kunjungi adalah Phare The Cambodian Circus, pertunjukan akrobatik dan gymnastik dengan cerita dan musik Kamboja, sangat menarik. Anggotanya adalah anak anak muda Kamboja yang kurang beruntung. Kami sangat menikmati olahan musik dan drama singkat nya and good cause dibelakang pertunjukan ini. Tiket pertunjukan bisa didapatkan di hotel dengan harga tergantung tempat duduk yang kita pilih. Sewaktu kami memesan kelas yang tersedia hanya C, jadi kita akan duduk di sisi kanan dan kiri panggung, tidak ada nomor kursi, jadi siapa cepat dia beruntung untuk dapat posisi yang tidak terlalu terhalang dengan pilar pilar panggung dan nyaman,  artinya, dateng awal, Very much recommended.

Apsara dancer pertunjukan tari traditional, biasa diadakan sore hari, ada yang hanya pertunjukan saja, ada juga yang di kombinasikan dengan makan malam, biasa sangat mudah memesan dari hotel. Selain itu Silk Market, Museum Ranjau adalah beberapa atraksi lain yang bisa kita lakukan, selain jalan jalan santai di sekitar night market dan belanja.

Selamat menikmati Siem Reap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *