Satu Hari

Satu hal dari yang sudah-sudah,
Hari sesempurnakah?
Hari sehebatkah?
Kelakar jenaka anak kemarin sore
Atau
Jerit bayi di beranda rumah bersalin?

Hariku mungkin lengkap, tapi bukan lengkap menjadi sempurna,
Kalau itu dijadikan ukuran pemberi warna, pencerah hidup,
Mungkin aku tidak memilih hari ini.
karena nila sedetik, kalau boleh aku ubah, rusak suasana
lebih ironikah?

Ada cerita, ada bahagia, namun ada juga kebencian dan kecewa
Mungkin itu bagian yang harus tercipta untuk manusia.
Adilkah?
Kau pun tak dapat menjawabnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *