Memilih Yoga Mat

Banyak sekali pilihan yoga mat diluar sana, dulu waktu pertama kali memulai yoga, saya tidak begitu kwatir dengan pilihan yoga mat saya, jadi gga ada yang namanya ngecek, langsung beli saja, jadi rasa cinta itu belum tumbuh diantara kami. (Ehem).

Nah, ketika rasa penasaran untuk mengenal lebih dalam itu tumbuh, saya mulai ngelihat dan cari strategi supaya bisa jatuh hati, diantara nya adalah :

  • Pilih kelas yoga yang cocok (jenis yoga, guru dan tempat)
  • Pakaian yoga yang nyaman (bukan berarti bermerek dan mahal)
  • Mat dan peralatan bantu yoga yang baik.

Nah, Mat yang baik itu yang seperti apa se?, sebenernya balik lagi ke kita suka yang bagaimana, tapi secara basic ada 3 hal yang musti dilihat

  1. Bahan, ini berkaitan dengan durabilitiy, tingkat kelicinan, kesehatan (alergi, kandungan toxic, etc) dan tingkat keramahan terhadap lingkungan. Yang pertama Polyvinyl (PVC) bagus untuk hot bikram yoga,  yang kedua adalah TPE yaitu campuran rubber dan plastik – Mat jenis ini mudah mengelupas (mritili bahasa jawanya), dan yang ketiga adalah terbuat dari 100 rubber, Mat ini tahan lama dan biasanya tidak licin dan memiliki pilihan eco friendly.
  2. Permukaan yang Closed Cell atau Open Cell. Untuk Yoga Mat Open Cell dia akan menyerap keringat, sehingga lebih susah dibersihkan dan dapat menyebabkan mat bau. Untuk Closed cell, tentu saja kebalikannya, cukup dengan lap basah, microfiber atau kanebo, make sure kering baru di lipat kembali yach.
  3. Ketebalan, ini mempengaruhi kenyamanan kita nanti, apalagi untuk gerakan gerakan yang bertumpu pada knee. Untuk pemula disarankan memilih tebal 4-5mm. Terlalu tebal juga tidak bagus, karena akan mempersulit gerakan apalagi kalau mat tersebut kempes. Ketika sudah merasa nyaman dan ingin reward hasil kerja keras berlatih,  membeli mat baru yang lebih tipis lagi supaya lebih mudah dibawa menjadi pilihan.

Untuk berlatih dirumah atau di tempat yang saya tau tidak menyediakan yoga mat, saya memilih yoga Mat dari bahan Rubber, 2 pilihan saya adalah Lululemon dan Liforme, keduanya dengan ketebalan 5mm, closed cell.

Untuk berlatih di yoga studio yang sudah jelas menyediakan yoga mat, saya lebih suka membawa travel mat, pilihan saya jatuh pada Manduka Travel Mat, ketebalan 2mm, bisa dilipat seperti kain dan mudah dibawa, pilihan kedua jatuh pada Liforme Travel Mat, lebih tebal dari pada manduka tapi closed cell sehingga lebih nyaman dan masih bisa dilipat kecil.

Yang menjadi pilihan saya belum tentu nyaman buat kamu, seperti halnya flow yoga yang disesuaikan dengan kondisi kita, mat juga demikian, tapi semoga informasi ini bisa sedikit membantu.

Love. AI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *