Favorite Food from Bali…
Hobi makan?..halah semua kali yach , mulai dari makanan berwarna merah, kuning, hijau (pelangi?!) maksudnya dari vegetarian, sampai carnivora, eh maksudnya pemakan semua seperti aku, segala yang berbau enak, dan terlihat segar (hem)pasti jadi korban (eit, jangan ditanya kemana larinya yach — soalnya aku juga gga ngerti — bokap suka berjandain, dibilang aku cacingan! TIDAK!!).
Ngomongin soal makanan, berarti ngomongin soal kegemaran utama manusia didunia, hehehe, ya he eh, tanda-tanda org tidak mau hidup lagi adalah tidak mau atau tidak suka makan - he - terlalu serem yach, cuman beberapa hari yang lalu sempet lihat di Teli tayangan artis hollywood yang kena virus tidak mau makan karena pengen kurus - aku bilang virus karena memang menular ke semua orang - masak kurus jadi trend.
Tapi toch bener, tuntutan trend dan gaya yang kadang kadang diluar daya akal - intelegensi - cee bahasanya, jadi berbuntut penyakit, banyak sekali korban Anorexia (Anorexia is an eating disorder where people starve themselves. Anorexia usually begins in young people around the onset of puberty. Individuals suffering from anorexia have extreme weight loss. Weight loss is usually 15% below the person’s normal body weight. People suffering from anorexia are very skinny but are convinced that they are overweight. Weight loss is obtained by many ways. Some of the common techniques used are excessive exercise, intake of laxatives and not eating. Anorexics have an intense fear of becoming fat. Their dieting habits develop from this fear. Anorexia mainly affects adolescent girls.People with anorexia continue to think they are overweight even after they become extremely thin, are very ill or near death. Often they will develop strange eating habits such as refusing to eat in front of other people. Sometimes the individuals will prepare big meals for others while refusing to eat any of it.The disorder is thought to be most common among people of higher socioeconomic classes and people involved in activities where thinness is especially looked upon, such as dancing, theater, and distance running.)
Bahkan banyak yang sampai meninggal.
Well, balik lagi ke soal makanan, hem, jadi laper, kebetulan karena aku tinggal di Bali, aku ngerasa untouch reality - hahahah - aku suka bahasanya, yach datang dari Solo tempatnya makanan enak, merantau ke Bali, yang lumayan banyak makanan pendatang dengan rasa yang rame, jadi suka bingung dan kangen masakan rumah, tapi tetep makan kok, even tahu lari kemana.
Mulai dari jalan Teuku Umar, jalannya warung dan Restauran, sampai Renon, mungkin bisa diitung dengan jari berapa warung atau restauran yang aku masukin, lain lagi kalau kita ngomongin soal restaurant di daerak oberoi, seminyak, atau kuta, hem…berhubung belahan jiwa barang import yang makanan sudah nyampur dengan product luar hasilnya se masih banyakan makan makanan barat see, itu juga yang kadang bikin aku pengen teriak “kangen Solo!”
Bali:apa yach, dulu waktu masih job training suka banget makan nasi jinggo, ada tuch di depan kost (didaerah sligita nusa dua) enak, lumayan sech. Ikan Bakar sambel matah, gosh ini dia kegemaran paling utama, suka? — maen ke Jimbaran, cuman habis tragedi bom Bali aku gga pernah lagi maen ke sana, parno, tapi bener makanannya enak, apalagi pas ditempat kejadian bom itu warung paling enak di daerah sana. Ada lagi tempat favorite aku makan ikan, nama restaurannya adalah “Baruna” didaerah sunset road, enak dan seger ikannya yang nyebelin tempatnya suka banyak lalat, jadi agak bete. Mana lagi yach, banyak sech tempat makan ikan baru: ada ayam goreng cianjr, ada selerra kuring — waduch sumpah aku lapar!. Itu dach makanan traditional yang suka aku tongkrongin, gga banyak yach.
Ada satu lagi makanan khas babi eh salah bali — Babi Guling, “suckling pig” — jangan tanya aku yach, never try, and dont wanna try!. Kenapa sech?! hem…1. Tidak suka babi (bukan karena najis lho - tapi emang gga suka rasanya, lagian babi jorok kotor at least di Bali ini - he) 2. hiks..kamu harus lihat gambar ini yach…![]()
“itu adalah babi guling, sudah dimasak - lagi dibawa di pick-up truck, terbuka, dan gabung ama berbagai macam bahan makanan lain”.
Belum jelas ini untuk di jual di warung atau untuk sesaji - tapi biasanya habis untuk sembayangan babi malang ini dimakan, dimakan, hiks.
………
suka makan babi guling? please datang ke warung atau restauran yang jelas (tahu babinya datang dari mana, naik apa, dimasak pake apa, sama siapa, kapan, dan bagaimana) dan bersih.hehehe.
Apa lagi yach, makanan khas dari Bali, banyak sech maaf yach aku tidak begitu tahu sebenere - hehehe, cuman pengen flash digambar babi gulingku ini (waakakak).
Anyway, mau explore makanan asing pas dech kalau dateng ke Bali banyak tempat mulai dari greek, indian, mexico, thai, chinesse, maroccon, japanesse, korean, italian, dan banyak lagi mulai dari yang murah ampe yang mahal. so, go head — explore!
Cao!!!



















