Anger vs Fear
Kadang kita tidak paham kenapa tiba-tiba kita marah tak terkendali, saat sebuah motor mendadak melintas didepan kita, jawabnya hanya & saya marah, berbahaya!Atau tanpa sebab jelas kita marah dengan pasangan kita hanya karena dia ngobrol kelamaan dengan seorang wanita penjaga took yang cantik, padahal pembicaraannya memang perlu. Jawabnya dia kegenitan, saya tidak suka, saya marah!
Dan akan banyak contoh yang lainnya
Saat kita diliputi perasaan marah terkadang kita kemudian merenung dan berpikir apa yang menyebabkan kita marah, jawabannya akan sedikit sulit ditemukan, namun ketika kita bertanya ketakutan apa yang kita rasa saat kita marah, ada serentetan jawaban yang tersaji, misalkan untuk dua contoh tersebut : marah dijalan, takut terjadi kecelakaan, takut melukai diri kita, mobil atau motor kita, atau bahkan takut melukai orang itu dan takut masalah akan timbul.
Marah dengan pasangan ditoko, takut pasangan tertarik dengan gadis itu, takut kehilangan pasangan.
Saat kita sudah menemukan ketakutan sumber kemarahan itu, akan lebih mudah untuk kita menemukan jalan keluar atau meminimkan, meredam kemarahan tersebut.
So, Anger Vs Fear? No � they work together.



















