Port Folio dan Benua
Sastro lulusan Universitas ternama di Indonesia � otaknya cerdas , tingkahnya lugas…wajahnya enak dipandang. Pagi menjelang siang itu dia duduk dengan setelan jas hitam � rapi � gagah, matanya tajam memandang deretan buku dirak kayu berpelitur coklat.
Nasib membawanya menuju meja bertuan dari Negara lain � jauh dari negerinya Indonesia. Statistik otak menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan Sastro bagus, lebih dari rata-rata. �Sit down!� lelaki tua dari negeri antah berantah � dia nyasar ke negeri ini karena kesamaan kebangsaan dengan sang pencipta emporium bisnis tempatnya bekerja sekarang � entah otaknya..
Sastro bergerak � Thanks � Itu adalah sabtu kedua dia datang di Bangunan tinggi tempat manusia ber-uang lebih tinggal melihat laut � sabtu pertama hampir satu bulan lalu � waktu itu semua berjalan baik � dan kecerdasannya membawanya dipanggil lagi sabtu ini. Namun sayang yang dihadapinya adalah orang yang berbeda � manusia dari benua lain yang menurutnya tidak tahu etika � padahal dia bekerja di emporium ber-etika.
Mata Lelaki tua itu menatap rangkaian kata dalam CV sastro � bibirnya kemudian nyengir mengejek � Darah Sastro naik, bertambah mendidih ketika si tua mengajukan pertanyaannya � So, what do you want?� Alis mata Sastro naik, bukannya mereka yang ngundang aku, pikirnya �oh okay for sure, I came here regarding my application and HRD invitation � and just for information, it�s my second time for interview here�.
Lelaki tua itu tidak menatap � entah rumus dari mana untuk menjadi sombong dan memandang sebelah mata. Sastro mencoba bersabar, mulut si tua nyengir lagi � Nah, You want to be our sales team � what you can give to me? To this 5 five start brand name Emporium? Do you bring your customer port folio? �
Sastro menghela nafas � I don�t want to be your sales team � you ! your guys called me and ask me to be your sales team� and what I can give to you? And Port Folio? What is Port Folio ?� Sedetik kemudian lelaki tua itu menatap mata Sastro? Kemudian matanya beralih pada lelaki baya yang sedari tadi duduk terdiam diruangan itu? � maybe you need translate to bahasa pak! He doesn�t understand!� Sastro panas tapi dia masih bisa bersabar �I do understand what you talking about � if you want I can speak your language � the problem is what port folio for ? Sales person is people who sell � so there’s capable people and there�s nice product � and than sell � barabing barabeng � I make sales � I don�t need that f*** port folio � you too � coz if I do have that mean I am stealing from my ex. work place � and if you read my CV. I work for different business � but sales is sales no matter what business is, if I can make 15.000 US$ for my company � why I can not make 200US$ a night for this f*** Emporium with Idiot like you sit here?…and one more thing, please ask your guys to not ask somebody else came and sit in this hot office for fucking NOTHING on lovely Saturday.�
Sastro melangkah keluar � matanya puas � senyumnya lebar. Di sudut sebuah caf� sabtu sore � seorang lelaki muda tampan duduk didepan laptop � tangannya terampil menyentuh deretan huruf berjajar � � Kadangkala saya bingung sejak kapan tenaga luar bodoh menjadi sok pintar di Negara kita � dan sejak kapan harga mati keringat kita lebih kecil dari mereka? Bahkan undang-undang yang mengaturnya � Kadangkala saya bingung, kalau ukuran pengalaman dipakai orang untuk mencari tenaga baru � nah gimana nasib lulusan-lulusan baru, dibuat apa mereka?
Padahal otak dan tingkat ketrampilan mereka boleh jadi 10 kali lipat lebih � semua kan hanya kebiasaan dan waktu toh?� Ditutupnya laptop mungil miliknya setelah jari nya menyentuh tombol send. Sore itu ada cerita baru tentang Port Folio dan lelaki dari lain benua



















