Katakoe

Sekedarnya…

Skip to: Content | Sidebar | Footer

Antara Ada dan Tiada

6 April, 2004 (21:26) | Poetry

“Aku termangu saat keberadaan ku sungguh tak menentu…. Aku sudah berlari terlalu jauh - sesaat mata ku nanar melihat kenyataan - kenyataan bahwa hatiku sudah karam - entah…

Hipotesa hipotesa tentang kebahagiaan bagai umpatan mentah tak tertuju untuk ku…aku gagu - dan kini pun aku termangu

Pagi ini - sepanjang jalan kuamati - lalu lalang manusia dengan beribu expresi - lemah mataku memandang mencari kebenaran - tak ada yang terlihat bahagia - atau definisi bahagia yang telah berubah bagiku… Jalan ku semakin jauh - dan tak ada metamorfosa lagi - aku rapuh….

Putri kecilmu sudah terlalu jauh Ayah….dia melemah dalam ada nya - dan dia ketakutan oleh tiadanya…coba kuraih jangkar untuk naik - namun jenis barang seperti apa itu….

Tengkukku kembali meregang memandang dan membayangkan - apa yang telah aku lakukan - sepanjang hikayat muda yang tak bertuan…. Kalau kau tau arti nya - coba sebutkan dan katakan benarkah maseh ada jangkar yang akan membawaku naik…kapalku karam - aku minta maaf …….

Disini didasar laut tak bertepi..mungkin… Sesak sudah dadaku - gelembung oksigen ku hampir habis……saat seperti ini membuatku ragu…dimana Kau sang penentu…benarkah adaMu….maafkan aku klo aku meragukan ku….maafkan aku klo aku menantangMu…..

Write a comment